Sampah Ini, Sampah Itu, Sampah Kita “GO ACT Green”

Foto bersama panitia dengan Co-Founder Trash Stalk dalam acara Sampah Kita (Foto By Panitia)

Sabtu pagi (18/11) dengan cuaca sedikit mendung di Parkir Barat Gedung Agrokompleks Kampus Sudirman Denpasar, salah satu program kerja dari Himpunan Mahasiswa Arsitektur Lansekap (HIMARSKAP) Bidang Sosialisasi dan Lingkungan menghimpun dan mengajak mahasiswa/mahasiswi serta dosen Program Studi Arsitektur Lansekap untuk peduli sampah.

Ketua Program Studi (Kaprodi) Arsitektur Lanskap, Ir. Cokorda Gede Alit Semarajaya, M.Si menuturkan bahwa dengan banyaknya kegiatan yang dilakukan, maka sudah pasti dapat memanage diri sendiri. Demikian halnya dengan Program Studi Arsitektur Lansekap yang diharapkan di tahun 2018 nanti, akan banyak aktivitas yang diadakan oleh prodi yang belum lama berdiri tersebut.

“Meski kegiatan atau sesuatu yang kita lakukan masih dalam lingkup kecil, yakni mengumpulkan sampah-sampah disekitar yang bisa didaur ulang dan diolah mejadi sesuatu yang bermanfaat kedepan, namum jika nanti kegiatan ini dapat berlanjut terus, akan diterapkan pada desa binaan yakni Desa Sesandan Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan dan bekerja sama dengan usaha tani. Disanalah nantinya yang akan menjadi tempat beraktivitas dan diharapkan dapat terbangun desa wisata,” ujar pria yang kerap disapa Pak Cok tersebut.

Menurut Kaprodi Arsitektur Lansekap tersebut, bukan persoalan waktu dan umur yang menentukan sebuah perkembangan dari suatu hal. Akan tetapi kegiatan atau hal apa yang dapat dilakukan sebagai batu lompatan dan dengan memanfaatkan peluang sepanjang kita mau. Salah satunya dengan melakukan kegiatan seperti Sampah Kita.
“Kegiatan yang kembali dilaksanakan di tahun 2017 setelah sebelumnya sempat vakum di tahun 2015, menjadi salah satu
wadah bagi mahasiswa untuk menampung sampah-sampah untuk kemudian diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Dimana nantinya puncak dari hasil karya-karyanya akan ditampilkan pada acara ETALASE yakni puncak Perayaan HUT program studi Arsitektur Lanskap,” papar Ni Luh Seri Astiti selaku ketua panitia.

Mahasiswi ARL angkatan 2016 tersebut menuturkan, Kegiatan Sampah Kita akan diusahakan terus terlaksana di prodi Arsitektur Lanskap. “Ini kan baru kegiatan gathering atau pengenalan kegiatan. Selanjutnya akan diadakan setiap 2 minggu sekali dan puncaknya ada di Etalase yang akan kita pamerkan semua karya-karya dari sampah yang kita kumpulkan. Kita akan adakan lagi tahun depan. Kita akan rekrut lagi relawan, volunter, dan kita akan terus bekerja sama dengan komunitas pecinta lingkungan sehingga nanti kita bisa dikenal tidak hanya dikalangan mahasiswa tapi juga masyarakat luas. Sehingga kegiatan ini bakalan terus berjalan dan bisa mengajak temen-temen mahasiswa biar bisa lebih peduli lagi dengan lingkungan,” tambahnya.

Pada kegiatan Sampah Kita, peserta yang notabene mahasiswa Fakultas Pertanian diajak untuk berkeliling memungut sampah plastik yang ditemui di sekitaran Kampus Sudirman yakni dari sekitaran Gedung Agrokompleks, kantin Fakultas Teknik, Sekretariat bersama (Sekber) BEM dan BPM Fakultas Pertanian, serta Gedung FISIP. Tak hanya memungut sampah plastik yang berserakan, peserta yang dapat mengumpulkan sampah plastik terbanyak dan terberat juga mendapat hadiah yakni bingkisan yang menarik.

Dalam kegiatan ini juga terdapat sesi diskusi dengan salah satu komunitas peduli lingkungan yang berlangsung diakhir kegiatan dari Co-Founder Komunitas Trash Stock Bali, I Putu Hendra Arimbawa yang menyampaikan dan memperkenalkan komunitasnya serta pentingnya kepedulian terhadap sampah. “Perlu membuat sesuatu untuk belajar serta mengedukasi agar kesadaran akan sampah dapat dibangkitkan. Permasalahan sampah sering kita pandang sebagai seseuatu yang tidak berguna dan selalu dipandang sebelah mata, padahal jika kita mau berkreasi, sampah bisa menjadi seseuatu yang sangat bermanfaat.” paparnya dalam diskusi.

Hendra juga sangat mengapresiasi kegiatan Sampah Kita tersebut. Dia mengharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan dapat memberi dampak yang baik bagi masyarakat luas. (uyun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *