Bayangan Itu Kembali Lagi

Bayangan itu telah pergi menjauhi tubuhmu
Meningkalkan sisa telapak dalam ruangmu
Dengan langkah yang siap pergi
Tanpa pamit dan pergi dengan kesalahan

Tapi, kepergiannya menimbulkan pertanyaan?
Orang disekitarmu berpikir bahwa bayangan itu penting
Untuk menemani tubuhmu berjalan
Tanpanya kau bukan apa – apa

Dan tubuh mu berusaha menutup diri atas pembicaraan orang lain
Bahwa kau bisa terus berjalan tanpa bayangan itu
Nyatanya kau salah
Bayangan itu terus menjadi halusinasi dalam setiap langkah mu

Bayangan itu yang kau masih harapkan
Bukan bayangan nyata yang sekarang menemani langkah mu
Dan sekarang bayangan itu kembali
Menghapus bayangan nyata yang sudah rela menemani langkah mu

(fer/khlorofil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *