Menyulap Hunian dengan Ornamen Cantik dari Tanaman Hias

    Ornamen cantik dari tanaman hias. Sumber gambar: Furnizing.com

    Jika keterbatasan ruang menjadi halangan untuk bercocok tanam, kini hadir tanaman yang dapat diletakan di dalam ruangan. Teknik menanam dengan bentuk dan warna yang unik akan cocok digunakan untuk ornamen penghias ruangan. Hijaunya tanaman dapat membuat suasana ruangan menjadi sejuk dan segar. Tidak hanya dari segi visual, tanaman di dalam rumah juga dapat memperbaiki sirkulasi udara.

Kini sudah menjadi tren mempercantik interior rumah dengan memasukkan tanaman hias kedalam ruangan. Gaya back to nature membuat cara klasik ini menjadi tren dan banyak orang tertarik untuk melakukannya. Cara ini banyak diaplikasikan sebagai solusi keterbatasan ruang untuk bercocok tanam.

Tapi, tidak semua tanaman yang cantik cocok ditempatkan di dalam ruangan. Biasanya tanaman yang relatif toleran ditempatkan di dalam ruangan memiliki beberapa kriteria fisik seperti jumlah daun yang cukup banyak, struktur batang yang lunak dan ukuran yang relatif pendek. Contoh tanaman yang biasa digunakan seperti Bunga Kerisan, English Ivy (Hedera helix), Dragon Tree, Lidah Buaya, Sirih Gading Spider Plants, Lidah mertua, Golden Photos (Epipremnum aureum), Peace Lily (Spathiphyllum), Aglaonema, Monstera, dan Dracaena.

Bukan sekedar sebagai tanaman penghias ruangan, beberapa tanaman hias dalam ruangan ini ternyata mampu membantu merelaksasi bagian tubuh dengan menstimulasi pelepasan hormon adrenalin sehingga energi akan meningkat dan aliran oksigen menuju otak bertambah. Selain itu, dapat sebagai humidifier alami/ pembersih udara yang dapat membantu melembabkan ruangan. Serta mampu menstimulasi semangat dalam diri seseorang dan menurunkan stress.

Umumnya perawatan tanaman hias didalam ruangan sedikit berbeda dengan tanaman hias diluar ruangan. Dalam perawatan tanaman hias di dalam ruangan penggunaan media tanam perlu diperhatikan, untuk itu sebelum ditanami bunga maka pot diberikan pupuk kandang atau pupuk kompos agar dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Intensitas air saat proses penyiraman penting diperhatikan jangan biarkan air tergenang di dalam pot karena akan menyebabkan akar tanaman menjadi busuk. Menyesuaikan karakteristik bunga dengan suhu ruangan serta untuk kebutuhan cahaya matahari perlu mengeluarkan tanaman hias minimal 2 minggu sekali agar kebutuhan cahaya matahari dapat tercukupi.

Kesan ruangan yang rapi dengan suasana segar dan sejuk tentu akan memberikan kenyamanan bagi penghuninya. Tanaman hias dapat diletakan di rumah ataupun dikantor sehingga penghuni akan betah berlama-lama didalam ruangan. Memasukan tanaman hias kedalam hunian dapat menjadi alternatif yang baik untuk memperindah dan dekorasi ruangan. (ad/khlorofil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *