OPKM FP Unud 2018, Ketua Bem Fp Unud “Kami Sangat Konsen dengan PKM”


Foto Bersama seluruh finalis, Ketua OKFP dan Dewan Juri OPKM FP Unud 2018, Minggu (21/10)

    OPKM sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas PKM di Fakultas Pertanian agar dapat berprestasi di tingkat nasional.

Tahun ini Final Olimpiade Program Kreativitas Mahasiswa (21/10) diadakan di Ruang Senat, Lt.2 Gedung Agrokomplek, Kampus Unud Sudirman. Mengangkat tema “Karya Nyata Generasi Ilmiah Think it, Write It, Do it”, menyisakan 6 finalis yang telah terpilih dan bertarung untuk memperebutkan Piala Dekan OPKM 2018. Begitu besar harapan akan kesuksesan dan keberlanjutan acara ini. Seperti yang dilontarkan oleh Farist Edi Triyoko selaku ketua panitia OPKM 2018, “Dengan diadakannya OPKM ini kami selaku panitia penyelenggara berharap akan adanya sinergi antara Bapak/Ibu Dosen, Mahasiswa dan dengan Fakultasnya sendiri demi kemajuan bersama”.

Tak hanya itu, Galih Arswendo selaku Ketua BEM FP Unud juga mengungkapkan harapan berikut tujuan kegiatan ini, “Terimakasih saya ucapkan kepada pihak terkait suksesnya acara ini, terutama kepada Bidang 2 BEM FP Unud yang begitu setia menampung aspirasi teman-teman kita mulai dari persiapan hingga pencarian password. Kami dari pihak BEM telah melaksanakan KECAP (Kelas Cinta PKM) sebanyak 3 kali guna memberi pemahaman, penampungan ide dan pembentukan kelompok PKM di FP Unud. Besar harapan agar melalui acara ini, Fakultas Pertanian mampu mengharumkan nama almamater ke PIMNAS”.

Ir. A.A. Ngurah Gede Suwastika, MP. Selaku Wakil Dekan 3 bidang kemahasiswaan menjelaskan bahwa “PKM merupakan ajang bergengsi di tingkat nasional yang merupakan salah satu dari program kerja DIKTI. Setelah tersaring di berbagai tingkatan, PKM tersebut akan dilombakan di tingkat PIMNAS”. Beliau juga menambahkan agar tahun depan waktu pelaksaannya dapat di majukan sebelum masuk ke USCC (Udayana Student Creative Center). Sehingga kegiatan ini dapat mengikuti jadwal kegiatan dari DIKTI. Agar lebih memiliki arti untuk kedepannya, sehingga nantinya PKM yang dihasilkan akan lebih baik.

Namun sedikit hal yang dikeluhkan Wakil Dekan III FP Unud, mengenai jumlah PKM yang lolos tahun ini di Universitas Udayana. “Jatah PKM untuk Universitas Udayana adalah sebanyak 425 PKM, namun hanya sekitar 200 PKM yang kita dapatkan” ujarnya. Selain keluhan, sedikit kalimat harapan disampaikan dalam pidato singkatnya “Mudah-mudahan setelah diadakannya seleksi tahap dua, Unud dapat memenuhi kuota tersebut. Semoga setelah ini PKM yg disumbangkan mahasiswa lebih berkualitas, agar meningkatkan prestasi kita di bidang nasional terutama dibidang kemahasiswaan”.

OPKM kali ini mengundang tiga orang dewan juri dari lingkungan Unud yang merupakan pentolan stake holder bidang PKM di fakultas masing-masing. Diantaranya adalah Ni Ketut Seminari, SE, Msi. dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Ns. Putu Ayu Sani Utami, S.Kep, M.Kep., Sp.Kep.Kom. dari Fakultas Kedokteran, dan Ni Luh Ramaswati Purnawan, SS., M.Comn. dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Perolehan juara dari final OPKM FP Unud 2018 adalah sebagai berikut, juara 1 diraih oleh kelompok yang di ketuai oleh Mazroatul Khusni dengan judul PKM Katur Nusantara sebagai Upaya Pembentukan Karakter Luhur Budaya Bangsa Generasi Muda (Studi Kasus SDN 8 Dauh Puri). Juara kedua diperoleh oleh kelompok yang diketuai oleh Anak Agung Inten Trisna dengan judul PKM “Kita Tanam AKI” Sebagai Upaya Pencegahan Tanah Longsor Untuk Lahan Pertanian. Juara ketiga diperoleh oleh kelompok yang diketuai Rizky Alwi Shah Maulana dengan judul PKM Wangtin Mask. Program Studi Agroekoteknologi keluar sebagai Juara Umum pada Olimpiade PKM tahun ini. (ar,dev/khlorofil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *