“Eratkan Tali Silaturahmi Sekaligus Tambah Ilmu“ Universitas Bangka Belitung Kunjungan ke Fakultas Pertanian Universitas Udayana

Suasana sharing ilmu dalam kunjungan Mahasiswa Agribisnis Universitas Bangka Belitung ke Fakultas Pertanian Unud (24/04)di sambut Kordinator Prodi Agribisnis dan Wakil Dekan I FP.(foto by Devi)

Universitas Bangka Belitung salah satu perguruan tinggi negeri yang terdapat di kepulauan Bangka. Sebelum memiliki predikat sebagai perguruan tinggi negeri, Universitas Bangka Belitung menyandang status sebagai perguruan tinggi swasta selama 4 tahun. Sejak tahun 2006, universitas ini menjadi perguruan tinggi negeri. Selang 12 tahun menyandang status sebagai perguruan tinggi negeri, Universitas Bangka Belitung rutin mengadakan kunjungan ke universitas yang lebih dahulu berdiri. Khususnya Fakultas Pertanian di Universitas Bangka Belitung.

Fakultas Pertanian Universitas Bangka Belitung, rutin mengadakan kunjungan ke berbagai Universitas. Tahun ini Fakultas Pertanian Universitas Udayana menjadi pilihan untuk dikunjungi, sekaligus mengadakan field trip untuk mengetahui serta menambah wawasan mahasiswa mengenai sinergi antara pertanian dengan pariwisata yang ada di Bali. Kegiatan kunjungan yang dilaksanakan mahasiswa Universitas Bangka Belitung ke Fakultas Pertanian Universitas Udayana berupa diskusi sekaligus sharing informasi mengenai universitas dan potensi alam yang di miliki daerah masing-masing. Acara yang berlangsung pada selasa (24/04) bertempat Ruang Rapat Senat, Gedung Agrokomplek Lantai II, Fakultas Pertanian Universitas Udayana Kampus Sudirman Denpasar.

Koordinator Program Studi Agribisnis, Dr. Ir. I Dewa Putu Oka Suardi, M.Si menjadi moderator dalam acara sharing kali ini. Yudi, selaku dosen pendamping mahasiswa Universitas Bangka Belitung mengungkapkan, “Tujuan kami memilih Universitas Udayana sebagai tujuan kunjungan kami, karena Universitas Udayana khususnya Fakultas Pertanian, merupakan senior kami di Universitas Bangka Belitung. Selain itu, kami kemari juga ingin menambah ilmu pengetahuan serta wawasan kami mengenai pertanian yang ada di Bali. Terlebih pula Bali terkenal dengan pariwisata yang berbasis pertanian dan kami ingin mengembangkan hal tersebut di Pulau Bangka, tempat kami berasal. Untuk itu kami menjadikan Universitas Udayana sebagai salah satu panutan kami,” tuturnya saat diskusi berlangsung.

Terdapat lima fakultas di universitas yang sudah menyandang predikat B tersebut, yakni Fakultas Pertanian, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Fakultas Pertanian Universitas Bangka Belitung memiliki 2 jurusan yaitu Agribisnis dan Agroekoteknologi. Memiliki 12 staff dosen pengajar yang diantaranya 7 dosen merupakan dosen aktif dan 4 dosen lainnya sedang menempuh studi S3 di beberapa Universitas ternama di Indonesia. Setiap tahunnya, Fakultas Pertanian Universitas Bangka Belitung memperoleh 40 hingga 60 orang mahasiswa pada setiap jurusannya. Saat ini sejumlah 40 orang mahasiswa yang tengah menempuh semester 6 sebagai peserta kunjungan.

Dr. Ir. I Ketut Suamba, M.P sebagai salah satu pemateri dalam diskusi tersebut membawakan materi mengenai Agrowisata di Bali, khususnya Subak. Wakil Dekan I FP tersebut menjelaskan mengenai sejarah singkat, situasi dan kondisi, fasilitas dan ciri khas Fakultas Pertanian Universitas Udayana. “Agrowisata menjadikan pertanian sebagai subjek dan objek. Bukan salah satunya. Sehingga aspek pertanian dan pariwisata dapat berjalan dengan selaras dan tidak ada yang tertinggal. Karena Pulau Bangka akan mengembangkan pariwisata, kiranya pertanian, pertambangan dan perkebunan yang menjadi ciri khas dari Pulau Bangka tidak ada yang tertinggal. Sehingga berjalan selaras dengan aspek lain yang diajak bersinergi,” saran Suamba dalam menanggapi rencana yang dicanangkan Pulau Bangka dalam mengembangkan aspek pariwisata.

Sedikit pengantar sebelum pemutaran video mengenai agrowisata subak di Bali, Suamba mengatakan “Di Bali, pariwisata dapat berkembang karena didukung oleh kebudayaan. Selain kondisi alam yang indah, kebudayaan di Bali yang menjadi sorotan para wisatawan yang berkunjung,” tutupnya.

Setelah pemaparan materi dan pemutaran video mengenai agrowisata di Bali, diskusi dilanjutkan dengan pemaparan program kerja atau agenda tahunan yang dilaksanakan Himpunan Mahasiswa Agribisnis Universitas Udayana oleh I Nyoman Pasek Permana Ketua HIMAGRI FP Unud. Dan pemaparan agenda tahunan Himpunan Mahasiswa Agribisnis Universitas Bangka Belitung oleh Hendra Sanjaya Ketua HIMAGRI FP Univeristas Bangka Belitung, yang kemudian di lanjutkan dengan sesi tanya jawab. Dipenghujung acara, di tutup dengan pemberian tanda mata berupa plakat oleh masing-masing Himpunan Mahasiswa Agribisnis dan sesi foto bersama. (dev)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *