Jeruk Bali, Tak Berasal dari Bali?

    Jeruk Bali.Sumber gambar:bibliotika.com
    Citrus genus dari kingdom plantae (tumbuhan) atau biasa disebut sebagai buah jeruk memiliki banyak jenis. Mulai dari terkecil seperti jeruk nipis dan limau atau bahkan yang besar seperti jeruk bali. Jeruk bali sendiri bisa dimanfaatkan menjadi obat alamiah atau bahkan kerajinan. Tetapi tidak banyak yang tau bahwa jeruk bali sendiri tidak berasal dari pulau Bali.

Citrus maxima atau biasa disebut jeruk bali oleh orang awam, memiliki keunikan yang berbeda diantara jenis jeruk pada umumnya. Buahnya memiliki ukuran yang besar dan kulit buah yang tebal. Bila ditelusuri lebih dalam, buahnya memiliki bentuk bulat telur hampir sempurna dengan warna buah hijau ketika masih muda dan akan berwarna hijau kekuningan sampai kuning pada saat sudah masak. Bagian daging buahnya ini mempunyai tekstur yang lunak dengan rasa yang manis dan terkadang sedikit asam. Inilah yang menjadikan jeruk bali lebih menonjol dibanding jenis lainnya.

Menurut Ahmad Jordan dalam bukunya yang berjudul Aneka Buah dan Khasiatnya, jeruk bali memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh manusia bila dikonsumsi secara rutin. Kadar vitamin C yang tinggi dalam buah tersebut memiliki manfaat seperti dapat mencegah dan mengobati penyakit sariawan, sebagai antioksidan alami bagi tubuh yang dapat menangkal radikal bebas, hingga menurunkan kolestrol dalam darah. Selain itu kulit dari buah jeruk bali yang tebal dibandingkan dengan kulit jeruk pada umumnya sering dimanfaatkan oleh anak-anak kecil untuk dijadikan sebagai mainan.

Mendengar namanya saja, banyak orang yang menduga bahwa buah ini berasal dari Pulau Bali. Sebenarnya, tidak diketahui secara pasti mengenai asal usul buah ini. Selain itu, tidak pula diketahui secara jelas mengapa dinamakan jeruk bali. Jeruk bali tidak hanya dikembangbiakkan di pulau Bali saja, melainkan juga di pulau Jawa hingga merambah ke negeri tetangga seperti Thailand. Di Thailand, jeruk bali memiliki musim dengan hasil panen tertinggi terjadi pada bulan September.

Oleh karena kerancuan asal usul tanaman ini, Departemen Pertanian Indonesia menyarankan agar buah tersebut diberi nama Pomelo atau buah Pomelo. Nama pomelo diambil dari istilah yang digunakan untuk menyebut buah tersebut dalam Bahasa Inggris.

Jeruk bali merupakan jenis tanaman buah yang dapat beradaptasi dengan baik pada daerah yang kering. Tanaman ini juga dikenal resisten atau tahan terhadap serangan hama maupun penyakit. Pengembangan jeruk bali di Indonesia memiliki beberapa kultivar yang paling unggul yaitu nambangan, mageta dan srinyonya. Ketiga jenis kultivar tersebut diproduksi di Kabupaten Magetan dan juga Kabupaten Madiun.(del/khlorofil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *