Yoga dan Toga oleh Arenga Pinata untuk Banjar Beng Marga

    Sosialisasi tanaman obat keluarga oleh kelompok 4 (Arenga pinata) di Banjar Beng Marga yang dihadiri oleh PKK Candra Kenaka dan STT Citra Laksana. Dok. LPM Khlorofil

    Agricamp Fakultas Pertanian Universitas Udayana kembali diselenggarakan pada tanggal 26 – 30 Januari 2019 bertempat di Bumi Perkemahan Pramuka Margarana, Desa Marga Dajan Puri, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Agricamp tahun ini cukup berbeda, dimana beberapa kegiatan ditentukan oleh setiap kelompok peserta Agricamp 2019. Setiap kelompok memiliki kegiatan pengabdian yang berbeda satu sama lainnya diluar kegiatan yang telah ditentukan oleh panitia. Misalnya, kelompok 4 (Arenga pinata) memiliki kegiatan pengabdian masyarakat di Banjar Beng Marga pada Sabtu, 26 Januari 2019.

“Kegiatan sosialisasi dan pengabdian masyarakat seperti ini memang dari ide peserta sendiri, setiap kelompok bertugas di sekolah dasar (SD) dan banjar yang berbeda untuk melakukan kegiatan sesuai ide mereka yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat” ujar Kadek Diah Kencana Putri fasil (red, pendamping kelompok) dari kelompok 4. Diah menambahkan bahwa kegiatan lainnya adalah kegiatan yang telah dirancang oleh panitia untuk semua peserta Agricamp 2019, yaitu edukasi subak.

Hal yang sama disampaikan oleh salah satu sie acara Agricamp 2019, “sebenarnya edukasi subak kegiatan dari panitia, disana kita akan bagi-bagi tugas dengan peserta yang dibagi menjadi dua kelompok sesuai jumlah subak yang ada,” papar Ni Made Debia Kriscahyani saat ditemui di Balai Banjar Beng Marga, Sabtu (26/01).

Setelah mengikuti acara pembukaan Agricamp 2019 di Wantilan Bumi Perkemahan Pramuka Margarana, Kelompok 4 melanjutkan kegiatan pengabdian masyarakat di Banjar Beng Marga. Pengabdian yang dilaksanakan oleh kelompok 4 berupa sosialisasi tanaman obat keluarga (Toga) dan beberapa gerakan yoga untuk kesehatan persendian.

Koordinator pengabdian kelompok 4, Ni Putu Ratna Dewi Damayanti menjelaskan bahwa kegiatan perkenalan tanaman obat keluarga dan diselingi dengan kegiatan kesehatan tentang yoga. “Saya sempat konsultasi dengan bidan disini, karena lebih banyak terdapat keluhan sakit, salah satunya rematik. Sehingga saya mengajak ibu-ibu PKK dan para remaja disini untuk mengenal tanam obat tradisional serta beberapa gerakan yoga untuk persendian,” ungkapnya.

Kegiatan ini disambut baik oleh Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Candra Kenaka dan Sekha Truna Truni (STT) Citra Laksana di Banjar Beng Marga. “Kami sangat senang dengan diadakannya kegiatan semacam ini, melalui kegiatan ini dapat menambah wawasan kami mengenai tanaman obat tradisional untuk menunjang kesehatan. Selain itu melalui kegiatan semacam ini, bukan hanya baik untuk kami saja melainkan untuk para mahasiswa yang menyelenggarakan karena melalui kegiatan seperti ini mereka bisa lebih dekat dengan masyarakat dan mengetahui kondisi lapangan secara langsung,” papar Nyoman Tri Andriawan yang merupakan ketua STT Citra Laksana.(hay,rz/khlorofil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *