Moss Vertical Garden: Solusi Praktis agar Dinding Tampak Hidup

    Moss Vertical Garden. Sumber gambar:http://noithattranthi.com/

    Agar ruangan tampak hidup dan tidak terkesan monoton, dinding lumut awetan dapat dijadikan solusi. Dengan perawatan yang mudah serta tidak banyak mengeluarkan biaya, nuansa hijau nan segar akan menambah estetika dan kenyamanan pengguna ruangan.

Pernah mendengar istilah vertical garden? Bagi orang dengan hobi berkebun, vertical garden merupakan tren yang tengah digandrungi saat ini karena keunikannya, merupakan taman yang didesain dengan posisi vertikal atau membujur sehingga lebih efisien dalam penggunaan tempat. Berkembang sejak tahun 2000-an, vertical garden memiliki beberapa manfaat mulai dari menghemat penggunaan lahan, dan mengurangi polusi udara. Disamping itu, vertical garden terbukti efektif dalam mencegah terjadinya vandalisme (kegiatan merusak keindahan, red).

Berkembangnya teknologi dan kebutuhan akan penghijauan semakin meningkat. Objek dalam berinovasi untuk melakukan penghijauan tidak hanya dilakukan di luar ruangan (outdoor), tetapi juga dalam ruang (indoor). Vertical garden salah satunya, dapat pula diterapkan secara indoor untuk memberi kesan segar dan nyaman dalam ruang. Dilansir dari laman web brightgreen.co.uk,  menciptakan indoor vertical garden dapat dilakukan salah satunya dengan menggunakan lumut awetan. Tiga jenis lumut awetan yang cocok untuk diaplikasikan yakni pole of bun moss, flat moss atau  reinder moss . Ketiga jenis lumut tersebut tergolong tidak tahan terhadap sinar matahari yang dapat memudarkan warnanya. Disamping itu dalam hal perawatan, jenis lumut ini tidak membutuhkan pemeliharaan yang rumit karena sudah diawetkan dengan zat parafin atau gliserin alami.

Selain itu, dinding lumut awetan berbeda dengan jenis vertical garden  pada umumnya yang membutuhkan media tanam seperti tanah maupun penyiraman. Sehingga lebih praktis dalam penerapannya di ruangan. Dengan kata lain dinding lumut awetan merupakan inovasi taman vertikal dalam ruangan tanpa pemeliharaan. Penerapan metode gardening seperti ini cocok dilakukan pada ruangan yang tidak terlalu mendapatkan cahaya matahari yang intensif seperti ruang rapat, lorong kantor, maupun lobby. (Lma/khlorofil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *