Bubur California untuk Jeruk Diplodia

 

    Demonstrasi pembuatan bubur california oleh KKN PPM Unud Desa Daud. Jumat, (10-08-2018). Doc. Pribadi
    Diplodia merupakan satu dari sekian hama dan penyakit yang menurunkan kualitas dan kuantitas buah Jeruk di Desa Daud, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Serangan tersebut menyebabkan petani jeruk merugi, dasar inilah yang membuat Mahasiswa KKN Unud Desa Daup mengadakan penyuluhan mengenai pembuatan Bubur California sebagai fungisida untuk mengendalikan penyakit Diplodia.

Menurunnya produktivitas jeruk yang dialami oleh petani jeruk Desa Daup Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali di pengaruhi oleh hama dan penyakit yang menyerang tanaman jeruk diantaranya hama lalat buah, keong, kutu kebul dan penyakit Diplodia. Serangan hama dan penyakit tersebut mengakibatkan turunnya kualitas dan kuantitas dari buah jeruk yang ada di Desa Daup. Dewa Nyoman Saliawan selaku Perbekel Desa Daup mengungkapkan bahwa serangan tersebut menimbulkan kerugian bagi petani jeruk, “Masyarakat kami banyak mengalami kerugian akibat dari serangan penyakit diplodia ini” ungkapnya.

Pada hari Jumat, 10 Agustus 2018 mahasiswa KKN PPM UNUD XVII 2018 Desa Daup mengadakan penyuluhan mengenai cara pengendalian penyakit Diplodia dengan pembuatan bubur California serta cara pengaplikasiannya pada tanaman jeruk yang terserang. Disertai juga pengenalan jenis – jenis  hama yang menyerang tanaman jeruk dan penyakit-penyakit yang ditimbulkan serta cara pengendaliannya. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat bubur California yaitu kapur hidup, belerang, deterjen dan air.

Bahan- bahan yang digunakan adalah 1 volume serbuk belerang, 2 volume kapur hidup, 10 Volume air bersih, 0,1 Volume deterjen. Cara Pembuatan, Panaskan air sampai mendidih, Kemudian serbuk belerang dimasukkan diaduk sambil terus dipanaskan hingga mendidih, Kapur hidup disiram air dingin hingga larut dan mengendap, kemudian bagian air yang jernih dibuang, 2 bagian endapan kapur kemudian dimasukkan sedikit demi sedikit kedalam larutan belerang yang sedang mendidih, sambil terus diaduk dan dipanaskan hingga mendidih, Campuran yang sudah jadi berwarna kuning  kemerahan. Aplikasi dapat dilakukan pada batang dan ranting yang sebelumnya dibersihkan dengan sikat plastik/ijuk. Setelahnya larutan bubur California yang sudah diaduk rata kemudian dibalurkan pada batang dan ranting. Aplikasi dapat dilakukan pada awal dan akhir musim penghujan.

Kegiatan ini di sambut positif oleh I Made Setiawan yang merupakan Bendesa Adat Desa Daud, ia mengatakan bahwa kegiatan ini dirasa sangat bermanfaat untuk petani jeruk di Desa Daud, “Saya rasa ini akan sangat bermanfaat bagi petani jeruk disini, apalagi sampe sekarang kita belum tau cara ngilangin penyakit ini” ucapnya.(ar/khlorofil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *