Heboh Kopi Serbuk Merk Luwak White Coffee Terbakar, Berikut Tanggapan Mahasiswa Pecinta Kopi

    Hewan Luwak dan Buah Kopi
    Sumber gambar: Pinterest.com

Baru-baru ini, rakyat penikmat kopi sempat dihebohkan dengan viralnya video singkat mengenai terbakarnya kopi serbuk merk “Luwak White Coffee” di media sosial. Dikutip dari Kompas.com, narasi yang beredar pada video tersebut terlihat dua orang pria berbaju biru dan coklat sedang mempraktekan reaksi dua jenis kopi terhadap api. Salah satunya adalah kopi luwak. Lalu pria dengan baju biru tersebut menyalakan api menggunakan korek gas, kemudian diikuti dengan dituangkannya serbuk kopi cap luwak oleh pria berbaju coklat dan timbulah percikan api. Berbeda dengan kopi merk lain yang disediakan oleh pelaku adegan dalam video tersebut yang tidak memercikan api. Bahkan seseorang yang merekam video tersebut menyatakan bahwa kopi luwak tersebut mengandung bubuk messiu.

Mengetahui hal tersebut, pihak BPOM RI mengklarifikasi hal tersebut melalui situs resminya yaitu pom.go.id. Dalam tulisannya pihak BPOM menegaskan bahwa Kopi cap Luwak tersebut sudah terjamin keamanannya dan lulus sertifikasi, sehingga produk ini aman dan layak untuk di konsumsi. Kopi ini mengandung minyak dan memiliki kadar air yang rendah sehingga mudah terbakar dan menyala. Seperti telah dijelaskan BPOM RI sebelumnya melalui situs resmi dan media sosialnya, bahwa produk pangan yang memiliki rantai karbon (ikatan antar atom karbon), kadar air rendah, terutama yang berbentuk tipis dan berpori dapat terbakar/menyala jika disulut dengan api.

Viralnya kejadian tersebut, sempat menghantui beberapa mahasiswa penikmat kopi di lingkungan Universitas Udayana. Berikut merupakan tanggapan dari Wira Adi, salah satu mahasiswa Agribisnis Fakultas Pertanian Unud “jujur, ada rasa khawatir timbul dalam benak saya terkait berita tersebut. Selaku penikmat kopi, nyaris ditiap waktu senggang saya mengkonsumsi kopi tersebut. Namun kembali lagi pada kebenarannya, sebelum ada klarifikasi BPOM, Pemerintah, Produsen terkait hal ini, menurut saya berita kopi messiu ini tidak layak untuk dipercaya”. Sejalan dengan dengan Wira, berikut merupakan tanggapan dari Widyantara mahasiswa jurusan Teknik Mesin Unud “Menurut perspektif saya pribadi, berita kopi luwak yang mengandung mesiu itu hoax. Jelas nyata adanya, kopi instan mengandung gula dan yang saya ketahui, gula termasuk kedalam karbohidrat yang tentunya akan bereaksi pada api. Jadi wajar saja, apabila kopi luwak itu memercikkan api pada saat dituangkan keatas api dan yaa,, kopi itu untuk di konsumsi bukan untuk di bakar”. (dev/khlorofil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *