Pembuktian, Fakultas Pertanian Tetap Eksis di Ajang Grand Final Jegeg Bagus Udayana


Perwakilan Jegeg Bagus Fakultas Pertanian sedang melakukan dialog sebagai pembuka perlombaan, pada Grand Final Jegeg Bagus Udayana, pada Minggu (30/09/2018). (Photo by: Albi)

    Minggu, 30 September 2018 diadakan Grand Final Jegeg Bagus Universitas Udayana yang bertempat di Auditorium Widya Saba, Kampus Bukit Jimbaran. Dimulai pada pukul 12.00 WITA dengan melalui seleksi yang ketat dan panjang sehigga acara yang rutin diadakan satu tahun sekali ini selesai hingga pukul 22.00 WITA. 13 pasang perwakilan Jegeg Bagus terbaik dari setiap fakutas. Persiapan yang matang telah dilakukan oleh finalis perwakilan Fakultas Pertanian nomor unut 05. Ni Kade Ayu Martha Kusuma dan I Putu Yudhi Arta Wijaya Kusuma berhasil membukikan eksistensi Fakultas Pertanian dengan menjadi Jegeg Universitas UdayanaTahun 2018 dan Bagus Berbakat 2018. Pencapaian yang luar biasa akan prestasi yang mereka torehkan tahun ini.

Pencapaian tersebut ditorehkan karena diawal Jegeg dan Bagus Fakultas Pertanian telah menanamkan prinsip di diri mereka masing-masing untuk mewakili Fakultas Pertanian yang dapat bersain dengan 12 Fakultas lainnya. “Saya ada prinsip kita tidak harus hebat memulai tetapi kita harus memulai untuk menjadi yang hebat. Disini saya ingin menjadi hebat di bidang beauty pageant melalui ajang Jegeg Bagus Udayana” tutur Yudhi selaku Bagus Fakultas Pertanian. Dorongan dari luar dan mencari sesuau yang baru juga menjadi motivasi untuk keduanya menjalani pelatihan Essay, Minat Bakat, Public Speaking dan Catwalk.

Pemilihan atau seleksi tingkat Fakultas di awal tahun sebelumnya telah menjadikan persiapan yang lebih matang, terlebih mereka sudah mendapatkan lebih dari 2 bulan latihan intensif dengan alumni dan pelatih yang sudah kopeten dibidangnya. Hal ini juga yang melandasi perbedaan seleksi Jegeg Bagus Fakultas pertanian tahun ini, yaitu persiapan yang matang. Hal ini dituturkan oleh perwakilan kelompok kerja Dies Natalis Fakultas Pertanian “Jadi tahun ini kita menampilkan hal yang sama dengan tahun lalu, bedanya karena kita seleksi per-point. Seperti ada seleksi essay, bakat dan interview. Tahun ini kita sudah lebih siap dari tahun-tahun sebelumnya. Karena kami sudah memiliki perwakilan JB FP dari bulan maret dan latihan yang sudah cukup panjang.”

Tidak tanggung-tanggung kelompok kerja Dies Natalis sendiri telah menargetkan kemenangan, yang akhirnya benar-benar tercapai oleh perwakilan Jegeg. Hal yang membanggakan juga ditorehkan oleh Bagus Fakultas Pertanian yang mendapatkan predikat Bagus Berbakat 2018. Saat itu Yudhi dan Martha sendiri menampilkan bakat yang berbeda dengan yang lainnya, seperti bakat Dharma Wacana. Dalam melakukan persiapan yang panjang tersebut pastinya tidak terlepas dari kendala di lapangan yang sudah dirasakan mereka berdua. Mulai dari terbenturnya kegiatan organisasi, kepanitiaan dan sebagainya. Bagi Martha, pengaruh mood yang menjadi masalah utama. “Kendalanya kalo kita ngerasa enggak mood untuk melakukannya (red:latihan) jadi kita agak malas kadang juga tugas kuliah yang bentrok dengan pesiapan. Karna sempet jatuh juga jadi kendala sih, jadinya harus istirahat sebentar.”


Terpilihnya Bagus Pertanian sebagai Bagus Berbakat di Jegeg Bagus Udayana (Photo by: Albi)


Terpilihnya Jegeg Fakultas Pertanian sebagai Jegeg Universitas Udayana tahun 2018

Torehan prestasi yang mereka raih menjadikan kita patut senang dan berbangga. Di tahun-tahun berikutnya kelompok kerja Dies Fakultas menargetkan membenahi sistem yang sekarang masih kurang baik. (del/khlorofil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *