Teror dari Sang Mantan Biarawati


Sumber Gambar : The Nun (2018) – IMDb

Judul Film : The Nun
Sutradara : Corin Hardy
Pemain : Demian Bichir sebagai Father Burke, Taissa Farmiga sebagai Sister Irene, Jonas Bloquet sebagai Frenchie, Bonnie Aarons sebagai Valak
Produksi : New Line Cinema, Atomic Monster Production, The Safran Company
Tanggal Rilis : 4 September 2018 (TCL Chinese Theatre) 7 September 2018 (United States)
Durasi : 96 Menit

Bagi para penikmat film horror, karakter Valak yang muncul di film The Conjuring 2 mungkin sudah tidak asing lagi. Film yang baru saja rilis ini merupakan film ke-5 dari rangkaian Conjuring Universe. Film ini disutradari oleh Corin Hardy dengan didukung oleh kualitas mumpuni para pemeran dalam memainkan perannya. Beberapa efek yang mendukung kesan horror dalam film ini memanjakan mata para pecinta film horor.

The Nun merupakan versi spin-off dari The Conjuring 2 menceritakan tentang asal usul iblis Valak yang menghantui keluarga Ed dan Lorraine Warrent. Cerita berawal dari sebuah peristiwa biarawati muda yang tewas karena melakukan pengorbanan dengan cara bunuh diri di sebuah biara terpencil di Rumania. Kabar tersebut membuat Petinggi di Vatikan mengutus Father Burke (Demian Bichir) yang memiliki masa lalu kelam dan Sister Irene (Taissa Farmiga) yang merupakan seorang calon biarawati yang belum mengambil sumpahnya untuk menyelidiki apa yang sebenarnya sudah terjadi disana.

Dalam perjalanan tersebut Father Burke dan Sister Irene berjumpa dengan pemuda bernama Frenchie (Jonas Bloquet) yang kemudian mengantar Father dan Sister ke tempat biara tersebut. Banyak peristiwa janggal yang terjadi selama mereka disana (Biara, red). Tak hanya berhenti disitu, momen-momen menegangkan terus ditunjukkan hingga memuncak ketika terjadi pertemuan antara Sister Irene dengan Valak. Namun, tidak adegan di film ini menampilkan adegan horor. Penonton juga akan dibuat tertawa oleh karakter yang dimainkan Jonas Bloquet.

Walaupun visualisasi sosok Valak menuai kontra bagi sebagian masyarakat, tetapi disinilah letak keunikan film ini. Film ini juga menyisipkan nilai-nilai spiritual yang baik sehingga cocok untuk dinikmati penonton dari usia remaja hingga dewasa.(rz/khlorofil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *