Belajar Mengabdi di Masyarakat dalam Bakti Sosial Agroekoteknologi 2018

Sharing informasi Petani Jeruk Siam kepada Peserta Bakti Sosial Agroekoteknologi serangkaian kegiatan Bakti Sosial Agroekoteknologi 2018 di kebun milik Petani Jeruk Siam di sekitar wilayah Bumi Perkemahan Pucak Sari Perkemahan Pucak Sari, Desa Kerta, Payangan, Gianyar pada Jumat, (02/03/2018)

Pembukaan Bakti Sosial Agroekoteknologi 2018 pada Jumat, (02/03) dihadiri oleh Kepala Desa Kerta I Made Gunawan, SP., SH., M.Par. beserta seluruh komponen desa dan Ir. I Putu Dharma, M.Si selaku dosen pendamping dari Fakultas Pertanian. Kegiatan bertempat di Bumi Perkemahan Pucak Sari, Desa Kerta, Payangan, Gianyar.

Bakti Sosial Agroekoteknologi 2018 diikuti oleh 110 peserta yang merupakan mahasiswa baru program studi Agroekoteknologi angkatan 2017. Acara akan berlangsung selama tiga hari yaitu 2 – 4 Maret 2018, memiliki beberapa rangkaian yang seperti penanaman pohon, tracking, melihat langsung keadaan kebun petani serta seminar oleh kepala desa dan petani sebagai sarana diskusi. Mengangkat tema “Menumbuhkan Rasa Kekeluargaan Untuk Mewujudkan Agroekoteknologi yang Semakin Solid, Kompak dan Semangat. Sejalan dengan tema, kegiatan ini adalah salah satu bentuk upaya mempererat rasa kekeluargaan dalam keluarga besar Agroekoteknologi. “Menumbuhkan rasa kekeluargaan di dalam keluarga besar Agroekoteknologi dan rasa sosial terhadap masyarakat” ungkap Hasbi Maulan Ketua Panitia Bakti Sosial dalam sambutannya.

Ketua Himagrotek (Himpunan Mahasiswa Agroekoteknologi) I Wayan Dedi Adnyana mengatakan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sebuah pembelajaran kepada peserta dalam terjun langsung melakukan pengabdian masyarakat, sehingga kedepannya memiliki kemampuan untuk mengabdi di masyarakat. “Kegiatan Bakti Sosial ini adalah bekal materi pengabdian masyarakat untuk mahasiswa baru, harapan agar kedepannya dapat mengabdi di masyarakat” terangnya.

Desa Kerta yang menjadi tempat dilaksanakannya kegiatan merupakan desa yang sejak tahun 2016 sedang menyusun program untuk mengembangkan diri menjadi desa wisata. Menurut Kepala Desa Kerta I Made Gunawan, SP., SH., M.Par kegiatan bakti sosial yang diadakan di desanya merupakan kegiatan yang memberikan banyak manfaat untuk mahasiswa maupun untuk desa, karena menurutnya ini dapat menjadi ajang promosi potensi yang dimilki Desa Kerta. “Kegiatan yang banyak manfaatnya, secara tidak langsung memperkenalkan wilayah dan potensi Desa Kerta kepada masyarakat luas dan menjadi ajang sharing ilmu dan pengalaman antar petani dan mahasiswa” jelasnya. Alumni Fakultas Pertanian Unud tahun 1991 ini juga menambahkan agar kegiatan semacam ini tidak hanya sekali, karena dengan datangnya mahasiswa dapat memotivasi masyarakat desa untuk melajutkan pendidikan ke perguruan tinggi serta dapat membangun karakter masyarakat desa untuk lebih bisa bersosialisasi dengan orang-orang dari luar desa.

Ryan Khoirunizam salah satu peserta Bakti Sosial mengaku senang dengan adanya kegiatan ini, ia memang lebih menyukai belajar langsung ke lapangan bertemu dengan petani dan berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut.“Senang bisa mendapatkan pengetahuan lebih banyak langsung dari petani. Semoga tahun depan bisa diadakan lagi karena sangat berguna untuk menambah pengetahuan mahasiswa baru” tutupnya. (wdy/khlorofil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *