Piala Bergilir Rektor Unud, dalam ASEC 2018

Pemberian piala bergilir lomba essay dan LKTI ASEC 2018.
Foto By : Ray

Agroecotechnology Scientific Enthusiast Competition (ASEC) 2018 resmi ditutup pada Minggu (18/2). Rangkaian acara Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Essay tingkat nasional, diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Agroekoteknologi (HIMAGROTEK) Fakultas Pertanian Universitas Udayana (FP UNUD) ini berlansung selama dua hari yakni 17 – 18 Februari 2018. Pada tahun ini kali ketiga ASEC diselenggarakan, dengan mengundang masing-masing 10 besar finalis LKTI yang berasal dari Universitas Sumatra Utara (USU), Universitas Hasanudin, Universitas Diponegoro, Universitas Udayana, Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Bogor, SMAN 1 Abiansemal dan SMAN 4 Denpasar. Serta 10 besar finalis Essay yang berasal dari Universitas Riau, Universitas Prasetiya Mulya, Institut Pertanian Bogor (IPB), SMAN 3 Singaraja, SMAN 2 Amlapura, SMAN 1 Gianyar, SMAN 4 Denpasar, dan SMAN Bali Mandara untuk mengikuti rangkaian acara Technical Meeting (TM) pada tanggal 17 Februari 2018 hingga presentasi pada tanggal 18 Februari 2018 di Ruang Nusantara serta Ruang Internasional, Lantai 4 Gedung Agrokomplek Universitas Udayana.

ASEC 2018 mengusung tema Peran Generasi Muda dalam Mewujudkan Inovasi Pertanian Untuk Merealisasikan Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana pada tahun 2016, ASEC juga mengadakan LKTI dan Essay, namun ranahnya hanya daerah Bali dan Nusa Tenggara. Tahun 2017, ranahnya sudah Nasional namun yang diperlombakan hanya Essay dan pada tahun 2018, ASEC mengadakan LKTI dan Essay untuk tingkat nasional yang pesertanya merupakan siswa SMA dan Mahasiswa dari seluruh Indonesia. Pada tahun ini juga ASEC diberikan Surat Keputusan (SK) pengadaan piala bergilir Rektor Universitas Udayana yang telah diberikan kepada Syawal Hendra Pasaribu, dkk (USU) selaku juara satu LKTI dan I Komang Tryana Mertayasa (SMAN 1 Gianyar) selaku juara satu perlombaan Essay ASEC.

Menanggapi pemberian SK piala bergilir Rektor Unud tersebut Dr. Ir. I Nyoman Rai M.S selaku Dekan Fakultas Pertanian Unud dalam sambutannya menjelaskan, “Dengan pemberian SK piala bergilir Rektor Unud untuk ASEC ini menandakan bahwa pihak-nya sudah nonsen dengan pertanian. Bung Karno pernah menyebutkan bahwa pangan adalah hidup matinya suatu bangsa. Pertanian merupakan sektor real Bangsa Indonesia. Saya sangat setuju bahwa ASEC akan mendorong minat dan ketertarikan generasi muda pada bidang pertanian”.

Setiap perjalanan menuju sukses, sudah tentu terdapat halangan dan rintangan yang dihadapi insan terkait. “beberapa kendala yang kami hadapi semasa menjalankan acara ASEC ini adalah kurangnya peserta yang mendaftar dari perkiraan kami, serta kendala peminjaman tempat. Sehingga acara kami undur demi kenyamanan bersama”, ucap Anak Agung Plasa Padmawati selaku Ketua ASEC 2018 dalam laporan kegiatan.

Salah satu peserta lomba essay, I Kadek Juni Saputra (SMAN Bali Mandara) yang diwawancara setelah acara berakhir, mengatakan bahwa secara keseluruhan lomba ASEC sudah sangat bagus, namun ia berharap kedepannya untuk kategori pelajar dan mahasiswa dipisah serta adanya panduan perlombaan yang lebih jelas. “Lombanya sudah sangat bagus, bisa menggali potensi anak muda untuk terus berkarya. Pesannya, yang pertama adalah untuk memisahkan kategori dari mahasiswa dan pelajar, yang kedua adanya panduan yang jelas mengenai perlombaan yang diselenggarakan”, tutup Juni.

Harapan untuk kegiatan ASEC juga disampaikan oleh I Wayan Dedi Adnyana selaku Ketua HIMAGROTEK yang ditemui saat acara berlansung. “Harapan saya, acara ASEC bisa tetap dijalankan di periode selanjutnya, bila perlu lebih ditingkatkan lagi, kendala yang terjadi di ASEC tahun ini menjadi pengalaman untuk tahun kedepan sehingga dapat berjalan lebih baik lagi”, ucapnya diakhir wawancara. Selain Dedi, penyampaian harapan juga turut diutarakan oleh Ketua ASEC 2018. “Semakin meningkatkan sense of belonging dan kepekaan generasi muda terhadap permasalahan yang ada di bidang pertanian, jadi dengan terselenggaranya ASEC ini diharapkan nanti semakin terbuka pemikiran generasi muda untuk memecahkan berbagai permasalah yang hadapi di dunia pertanian”, pungkas Plasa. (Dev/Ray/Ntp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *